Di saat air mata tertahan
Dan perasaan semu itu masih bersembunyi
Aku dan pena ini berusaha mencari kata-kata
Tentang kegelisahan dan keraguan
Antara satu dengan yang lainnya
Hujan. Senyuman? Atau genggaman?
Semua terasa begitu kosong
Di saat hanya ada dirinya di lorong mataku
Hatiku diam.
Ia tak ingin bicara apapun
Lalu keramaian datang
Dan memudarkan lamunanku
Hampa. Bingung.
Perlahan aku coba menelusuri setiap lapisan perasaan
Tak ada yang tertinggal
Yang aku rasa, yang aku sentuh…
Itu hanyalah semu..
arkanigasax.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar